Rabu, 26 Agustus 2015

FM. Gara-gara Cinta Bersemi Disandungan Pertama

Gara-gara Cinta Bersemi Disandungan Pertama

Karya : Permen kapas

“Aduh! Sakit tau mba Fit,” keluh Frina.

“Yowes, sorry Na! Abisnya kamu tuh sibuk bener, baca
apaan sih?” tanya Fitri.

Frina langsung menyembunyikan buku "Cinta Bersemi
Disandungan Pertama."

“Ngak papa kok mbak,” kata Frina.

“Sini mba liat!” ujar Fitri.

“Ngak ada papa loh mbak,” balas Frina.

“Yaudah kalau kamu gk mau, aku aduin ke mas Panji, biar
kamu tuh dimarahin baca buku kok cinta-cintaan.” Fitri kemudian berlari sambil manggil Panji, "Mas Panji!”
teriak Fitri.

“Aduh mba fitri usil banget sih, bisa kena marah beneran
nih ma mas Panji kalau ketahuan Baca buku tentang
cinta," gumam Frina.

Frina kembali mengambil bukunya yang disembunyikan
dibawah bantalnya, dan berlari menuju lemari pakaian. 

“Simpen disini aja, mas Panji kan ngak mungkin bongkar
lemari pakaian Frina," gumamnya lagi.

Sesaat kemudian Fitri dan Panji menghampiri kamar Frina
Sambil mendorong Panji, “Lihat tuh mas! Frina masa baca
bukunya tentang cinta'an, kan gak boleh." Kata Fitri.

“Aduhh! Fit, jangan dorong-dorong deh! Frina Bener yang dibilang mba mu ini, Kamu baca buku apaan emangnya?" tanya Panji.

“Ngak kok mas!” Frina membela diri.

“Coba sini mas Panji mau lihat bukunya!” kata Panji.

“Cepetan kasih mas Panji bukunya!” sambung Fitri.

Frina mengambil bukunya yang disembunyikan di dalam
lemari pakaiannya.

“Ini mas bukunya, tapi jangan diapa-apain! soalnya itu
bukunya Anggi, Frina cuman minjem doang,” kata Frina.

“Cinta Bersemi Disandungan Pertama.” Panji membaca
cover buku tersebut.

“Wahh, ini mah penulisnya temennya mas Panji, namaya
Pino, hahahaha ini bukunya baca lagi,” kata Panji.

“Lahh kok mas?” Fitri bingung, Frina sumbringan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar